• Tim TERRA saat evakuasi di Palu
    Blog

    Segores Catatan dari Palu #6

    30 September 2018 pukul 23:30, tim SAR dan relawan berhasil mengevakuasi sepasang Ibu dan anak setelah 2 hari tertimbun reruntuhan di Perumnas Balaroa. Keduanya berpelukan dalam kondisi terjepit, Separuh badannya terbenam lumpur hingga ke leher, sisanya terhimpit reruntuhan. Dalam proses evakuasi, berkali-kali tim SAR harus terus berusaha membuat korban tetap sadar dengan menepuk-nepuk pundaknya, berkali-kali itu pula korban pingsan. Pada akhirnya, keduanya berhasil dievakuasi meski sayangnya, si Ibu meninggal, namun anaknya, Nurul, 17 tahun, perempuan, selamat dengan kondisi hipotermia akibat terendam lumpur lebih dari 48 jam. 1 Oktober 2018, tim Basarnas kembali berhasil menyelamatkan 1 orang korban dalam kondisi hidup dari hotel Roa-roa. Hotel yang ambruk rata dengan tanah. Korban…

  • Perumnas Balaroa, Palu
    Blog

    Segores Catatan dari Palu #5

    Di sini, saya belajar banyak tentang kehilangan, tentang kepedihan, kengerian, tentang ketakutan, duka dan tangis. Di sini, saya belajar banyak tentang kesabaran, tentang kekuatan, semangat, kebersamaan dan pantang menyerah. Di sini, saya belajar bahwa kehilangan akan mengajarkanmu bagaimana menghargai sesuatu yang masih dalam genggaman. Balaroa-Palu, 7 Oktober 2018.

  • Blog

    Segores Catatan dari Palu #4

    05 Oktober 2018. Suara Adzan Maghrib berkumandang bersahut-sahutan, suara yang 5 hari terakhir ini hampir tidak pernah terdengar. Maklum listrik di kota Palu baru berangsur pulih di hari kelima ini. Sesuai jadual, hari ini saya kebagian menyisir alat produksi di sepanjang pesisir pantai Talise, salah satu daerah terdampak paling parah akibat Tsunami. Seharian di sana dan melihat secara langsung kondisi pesisir pantai Talise, rasanya seperti gak percaya ini benar-benar terjadi. Sangat mengguncang emosi. My heart broke, I literally cry. Suara adzan bisa sedikit menyejukkan hati. Meskipun lelah, tapi bahagia melihat orang-orang sudah kembali beraktifitas. Masjid terang benderang karena listrik PLN sudah normal, sinyal ponsel juga kuat. Dan yang paling memuaskan…

  • Basarnas Saat Evakuasi Korban Gempa Palu
    Blog

    Segores Catatan dari Palu #3

    Saya punya super hero baru. Jelas akan saya jadikan cerita pengantar tidur anak-anak kami. Dan kalau mereka tahu Bapaknya sudah bertemu langsung dengan super hero ini, mereka pasti ngiri setengah mati. Super hero ini berkostum oranye, bersepatu boot, lengkap dengan masker dan sarung tangan. Kekuatan supernya juga keren. Mampu mengangkat reruntuhan, menggali timbunan lumpur dan bisa tiba-tiba muncul di manapun dengan sangat cepat. Mereka ramah anak kecil, hormat pada yang lebih tua, senyum dan sapa tidak pernah lepas dari wajah mereka. Meskipun jelas, gurat lelah tidak mampu mereka sembunyikan. Ah.. anak-anak pasti suka. Avignam Jagat Samagram. Palu, 5 Oktober 2018 H+6 Gempa Tsunami Donggala Palu #PALUBANGKIT #SavePalu #PrayForPalu

  • Kondisi bangunan yang terkena gempa
    Blog

    Segores Catatan dari Palu #2

    30 september 2018 (30 jam setelah gempa 7,7 SR di Donggala dan Tsunami di Palu) pukul 07.30 pagi, saya mendarat di kota Palu dengan Hercules. Tugas saya adalah memastikan layanan komunikasi beroperasi normal demi lancarnya koordinasi SAR, bantuan dan relawan. Tiba di kota Palu, kesan pertama yang saya rasakan adalah kengerian. Meski begitu, kota Palu yang luluh lantak di beberapa titik tidak menyurutkan semangat kami untuk terus maju. Pemandangan yang saya hadapi ternyata sangat mengejutkan, namun semuanya masih wajar. Bangunan ambruk, jalanan terbelah, jembatan putus, wajar.. Namanya juga gempa bumi. Kapal laut terdampar di darat, pemukiman rata dengan tanah, pohon-pohon tumbang menutup jalan, wajar.. Namanya juga Tsunami. Sirine meraung-raung, orang…

  • Blog

    Segores Catatan dari Palu #1

    “NAK, MAMA SELAMAT, MAMA SELAMAT! Alhamdulillah.. Te usah khawatir, mama so di pengungsian. Kasi tau kaka’mu mama ada bae-bae.” Kata seorang Ibu yang akhirnya berhasil menelepon anaknya sambil menangis sesenggukan, dengan hp yang saya pinjamkan. Si Ibu tidak punya Hp. Jangankan Hp, pakaian pun hanya tersisa di badan saja. Dengan beberapa bagian yang tampak sobek. Mungkin terkena reruntuhan. Dia selamat dari gempa 7,7 SR yang menggucang kota Palu. Yang dia butuhkan hanya komunikasi ke sanak keluarganya di kota yang kebetulan tidak terdampak gempa. Menyaksikan momen ini, tidak terasa mata saya sembap. Layanan komunikasi yang lancar tidak kalah pentingnya dengan proses evakuasi dan rescue. Kami berjalan beriringan dengan seluruh kemampuan, bersama…

  • Blog,  Kopi

    HOW-TO VIDEO: Replacing Delonghi Dedica Wand with Rancilio Silvia Wand

    So I have this home espresso maker Delonghi Dedica EC680 series that comes with panarello wand. I can pull great shots of espresso, and produce good foam of milk. I know it’s hard to get a perfect micro foam out of the panarello wand so I removed the outer sleeve of the panarello wand leaving only the tip of the wand to work with. But after about 6 months, the rubber tip of the panarello wand starts to disintegrate. My choice is to replace it with the new (exact same) panarello wand, or with another wand that fits. And than after some readings, I decided to replace it with Rancilio…

  • Blog,  Kopi

    Menyesap Fiksi di Kedai Filosofi Kopi

    Salah satu cerpen Dee dalam Filosofi Kopi akhirnya membawa saya mengunjungi kedai Filosofi Kopi di dunia nyata. Kedai ini benar-benar ada. Dibuat dengan detail yang cukup akurat dengan apa yang ditulis Dee dalam bukunya. Seakan memasuki sebuah wahana teka-teki, saya penasaran menebak bagian mana dari kedai di Blok M, Jakarta, ini yang dititiskan dari buku, dari film, atau malah tidak dari dua-duanya? Saya sengaja datang cukup pagi, kira-kira pukul 11 sebelum jam istirahat orang kantoran. Lokasi kedai ini ternyata tidak mudah ditemukan, meskipun tertulis jelas di hasil pencarian peta: Blok M Square, daerah Melawai. Namun karena posisi kedai ini yang terjepit di antara jejeran toko, ditambah suasana kedai yang masih…

  • Menunggu Buka Puasa
    Blog,  Family

    Golden Memory

    Setiap kita hampir pasti punya momen masa lalu yang kalau diingat kembali bisa bikin kupu-kupu beterbangan di dada. Mengingatnya, membuat kita tanpa sadar menyungging senyum tipis di ujung bibir, malu-malu kucing, mata berkaca-kaca, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin. Itulah golden memory. Kalian yang lahir tahun 80-an mungkin ingat betapa krusialnya hubungan antara arah antena dengan Satria Baja Hitam. Kalau tiba saatnya film Satria Baja Hitam, segerombolan pasukan dekil belum mandi sore akan berkerumun di salah satu rumah warga yang punya siaran RCTI. Tidak banyak yang punya, karena rata-rata orang cuma punya TVRI. Itupun harus kucing-kucingan sama orang tuanya masing-masing yang bisa tiba-tiba muncul membubarkan kerumunan sambil bawa…

  • Blog,  Kopi

    Cara Membuat Cappuccino Yang Enak

    Kalau misalnya minum kopi itu ibarat minum anggur, maka cappuccino adalah koktail favorit saya. Cappuccino adalah perpaduan kopi espresso dan susu yang bisa diminum. Kalau gak bisa diminum itu namanya kopususa (Papua: derita lo). Nah, cara membuat Cappuccino yang benar sederhana saja. Biji kopi yang baru digiling lalu diekstrak menjadi espresso, kemudian dicampur susu yang di-frothing dan disajikan hangat. Untuk apa? diminum. Whole Beans atau Ground? Kenapa kopinya harus yang baru digiling (grind)? Karena ini penting banget untuk dapat hasil espresso yang baik. Kopi yang mau kita proses sebaiknya yang masih biji (beans) dan baru disangrai (roast) tidak lebih dari 2 minggu. Biji kopi inilah yang kita giling menjadi kopi…