• Koleksi Medali Saya 2018
    Running

    Cara Saya Melihat Medali

    Medali 2018 Dulu, ikut event lari atau race, kemudian dapat medali yang dikalungkan di leher itu buat saya rasanya biasa saja. Ya namanya juga finish, dapat medali, normal. Lagipula sebagai orang dewasa, rasanya kok tidak terlalu penting dapat medali sebagai ungkapan “good job”. Toh pada akhirnya medali-medali ini berserakan di kamar, di gudang, bahkan hilang. Tapi di tahun 2018, ketika negara api menyerang, semua berubah. Resolusi Sehat 2018 Salah satu resolusi 2018 saya adalah tetap sehat dengan 3 kali finish Half Marathon di 3 event Marathon nasional. Setelah berhasil finish di event Half Marathon ketiga di 2018, cedera parah menghantam. Saya kena Iliotibial band syndrome (ITBS) plus hasil MRI “scarifying…

  • Running

    Olahraga Lari Sekarang Mahal

    Kata teman saya, olahraga lari sekarang sudah kehilangan hakikatnya. Berubah dari olahraga murah menjadi olahraga mahal. Masa mau lari saja harus daftar? Sudah capek, bayar pula. Apalagi kalau acaranya di luar pulau, harus beli tiket dan akomodasi. Belum lagi harga sepatunya, pakaiannya, sampai aksesorisnya. Well, dari perspektif itu dia benar. Mari kita hitung biaya yang dibutuhkan seandainya kita mau ikut Half Marathon di luar pulau. Biaya kita bagi menjadi dua: biaya tetap dan biaya variabel. Biaya tetap biasanya gak berubah di tiap event. Misalnya yang sekali beli seperti sepatu, pakaian dan aksesoris, atau biaya makan & minum tiap event. Biaya variabel adalah biaya yang muncul di tiap event dengan harga…

  • Running

    Kekecewaan di Bukopin Makassar Marathon 2018

    Kalau event Half Marathon sebelumnya di Jogja Marathon 2018 saya berhasil finish dalam 2 jam 40 menit, maka di Makassar Marathon 2018 ini saya bertekad finish lebih cepat. Maksimal 2 jam 30 menit saja. Sedikit lebih baik dari sebelumnya. Namanya juga PELARI HORA-HORE, gak ada target ngejar podium apalagi juara. Bisa finish dengan sehat dan bisa foto-foto aja sudah puas banget. Maka saya pun mengatur strategi norak. 21 km saya bagi 3 menjadi 7 km tiap fase. Fase pertama saya ceritanya harus lari dengan pace 7,5 menit/km, selanjutnya di fase kedua 7 menit/km, dan terakhir di fase ketiga 6,5 menit/km. Sehingga kalau dihitung-hitung saya harusnya bisa finish Half Marathon dalam…

  • Film Jaws (1975)
    Family,  Running

    I Do This For My Kids

    Setelah nonton film ‘Jaws’ pertama kali, saya langsung takut berenang di laut lepas. Takut kalau-kalau ada hiu yang tiba-tiba muncul dengan gigi gergaji sambil senyum. Tapi setelah berkali-kali menyelam, rasa takut itu mulai hilang. Hiu tidak semenyeramkan di film ‘Jaws’. Hiu, apalagi yang lagi senyum sebenarnya lucu dan menggemaskan. Adegan film ‘Jaws’ dengan hiu yang menebar horor mulai redup, tenggelam bersama waktu. Tertinggal satu adegan yang sampai sekarang tidak bisa hilang. Adegan yang saya ingat betul dari film ini. Sheriff Martin Brody (diperankan Roy Scheider) duduk di meja makan bersama istri dan anaknya, adegan makan malam. Waktu itu istrinya sedang beres-beres piring sementara Sheriff Brody masih duduk di kursi makan,…

  • Pemandangan Candi
    Running

    Virgin Half Marathon di Jogja Marathon 2018

    Jauh sebelum race-day, saya sudah tongkrongin web http://MandiriJogjaMarathon.com demi pendaftaran early-bird. Hasilnya? tentu saja GAGAL. Daftar Jogja Marathon ini kayak mau daftar pembagian sembako gratis, telat dikit slot diembat orang. Akhirnya saya pasrah menunggu jadwal daftar reguler, toh yang penting terdaftar meskipun bayarnya lebih mahal dari early-bird. Tidak sia-sia penantian saya nunggu registrasi reguler. saya pun GAGAL LAGI. Ini mau lari aja kok susah banget ya? Dan ternyata bukan saya aja yang kecewa. Di Instagram Jogmar terbukti banyak yang meluapkan kekesalannya dengan sumpah-sumpah sambil bersalto. Sampe saya ikutan sumpahin awas aja kalo Jogja Marathon diadain di Makassar, jangan berani-berani pake nama Jogja Marathon. Tapi dasarnya rejeki, mengandalkan pertemanan dengan beberapa…

  • Running

    Jadwal Olahraga yang Baik dan Benar

    Saya mungkin salah satu dari sekian banyak orang yang punya jadwal olahraga rutin tapi gak bisa jaga komitmen. Meskipun jadwalnya sudah ditulis besar-besar dan ditempel di kamar tapi kalau memang lagi malas, ya malas aja. Sebenarnya seminggu sekali saya sudah punya jadwal futsal bareng teman-teman kantor. Lalu di hari yang lain ada badminton, juga dengan teman-teman kantor. Persoalannya adalah, entah mengapa kalau sudah menyangkut jadwal futsal atau badminton ini kami bisa sangat kompak. Ketika salah seorang dari kami ada yang tidak bisa hadir, maka yang lain juga jadi malas untuk hadir (meskipun sebenarnya gak akan pengaruh apa-apa kalau ada 1 atau 2 orang yang gak ikut). Nah, balik ke jadwal…